Ahmadiyah dan Kewarganegaraan

Posted: April 13, 2011 in Uncategorized

Kasus kekerasan yang dilakukan terhadap sejumlah jemaah Ahmadiyah memang sudah semakin kabur kabar beritanya. Namun pengaruhnya terhadap kehidupan masyarakat masih terasa hingga kini. Adanya kesenjangan dan stereotip yang  timbul di masyarakat terhadap kehidupan umat beragama membuat kerukunan yang sudah lama terjalin mulai terancam.

Dalam undang-undang kewarganegaraan setiap warga negara berhak menentukan agama yang akan dianutnya. Hal ini tercantum dalam Pasal 29 ayat 2 Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi  “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.” Yang terjadi saat ini adalah kurangnya ilmu kewarganegaraan yang tertanam di diri masyarakat Indonesia. Masyarakat sering kali menggunakan emosi dalam menghadapi perbedaan, padahal semua perbedaan yang ada bila disikapi dengan tenang dan kepala dingin akan menjadi pelengkap bagi persatuan negara Indonesia.

Dalam kasus Ahmadiyah, pengetahuan kewarganegaraan sangat penting untuk menghindari hal-hal seperti kekerasan yang terjadi akhir-akhir ini. Seseorang dengan pengetahuan kewarganegaraan yang baik akan mencari jalan keluar yang tidak merugikan orang lain maupun kelompok sendiri. Seorang warga negara yang baik akan membicarakan masalah ini baik-baik dengan beberapa pihak yang terkait dan pihak yang bertanggung jawab.

Selain itu, peristiwa ini berimbas pada hubungan masyarakat dengan pihak pemerintah Indonesia. Sebagian masyarakat beranggapan bahwa pihak pemerintah dan kepolisian tidak serius dan tidak cepat tanggap dalam menangani masalah ini. Sehingga banyak aksi demo yang terjadi menuntut dibubarkannya Jemaah Ahmadiyah dan aksi protes terhadap ketidaksigapan pemerintah dalam menangani kasus Ahmadiyah.

Seharusnya, dengan ilmu kewarganegaraan yang baik, masyarakat dan pemerintah dapat saling bertukar pikiran untuk mencari solusi terbaik dari masalah ini. Pada intinya, ilmu kewarganegaraan diperlukan untuk membangun persatuan negara Indonesia dan agar terhindar dari hal-hal yang merugikan seperti kekerasan dan perpecahan antar umat beragama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s