TUGAS SOFTSKILL

Posted: May 17, 2011 in Uncategorized

FADJAR MAULANA
36409026
2 ID 03

Demokrasi
Demokrasi berasal dari bahasa Yunani, demos berarti rakyat dan kratein berarti pemerintah. Dengan demikian demokrasi berarti adanya kekuasaan tertinggi yang dipegang oleh rakyat. Demokrasi sebagai sistem pemerintahan sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno. Pada saat itu, semua rakyat secara langsung ikut membicarakan soal-soal pemerintah. Demokrasi itu disebut demokrasi langsung. Setelah zaman Yunani kuno, demokrasi sudah jarang dipakai sebagai sistem pemerintahan. Barulah setelah zaman Renaissance, demokrasi bangkit kembali dengan pertimbangan sebagai berikut.
a. Perasaan tidak senang dengan oligarki (pemerintahan yang dijalankan oleh beberapa orang yang berkuasa dari golongan atau kelompom tertentu), segolongan kecil rakyat yang senantiasa bertindak menurut kemauannya.
b. Pengaruh aliran politik dan sosial yang menghendaki persamaan.
c. Perkembangan perlu dan baiknya demokrasi.

Pelopor yang memperjuangkan lahirnya demokrasi, diantaranya J.J Rousseau, Montesquieu, dan John Locke. Perkembangan selanjutnya, demokrasi semakin dibutuhkan sebagai sistem pemerintahan oleh negara-negara di seluruh dunia. Abraham Lincoln mengartikan demokrasi sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Demokrasi memberikan kesempatan perubahan, agar selalu dapat menjawab persoalan masyarakat yang dari waktu ke waktu juga berubah. Budaya demokrasi merupakan salah satu penerapan dari nilai-nilai demokrasi yang menjadi jaminan bahwa perubahan dalam demokrasi tetap bertujuan mewujudkan masyarakat dengan negara demokratis.

Pilar-pilar demokrasi
Ada empat pilar demokrasi, yaitu lembaga yudikatif, eksekutif, legislatif,
dan media. Lembaga yudikatif lebih berfungsi sebagai lembaga kehakiman, eksekutif lebih ke pemerintahan, sementara legislatif sebagai lembaga yang membuat undang-undang sekaligus mengawasi kinerja pemerintah. Selanjutnya, pilar ke empat yang juga penting adalah media. Media dianggap sangat penting sebagai pilar demokrasi karena seringkali orang beranggapan media itu lebih netral dan bebas dari unsur kekuasaan negara, berbeda dengan tiga pilar lainnya yang semuanya berorientasi pada kekuasaan

Jenis-jenis demokrasi
1. Demokrasi langsung
Sistem demokrasi yang melibatkan seluruh rakyat secara langsung dalam membicarakan atau menentukan suatu urusan negara. Demokrasi langsung memiliki beberapa keuntungan, antara lain:
a. Seluruh rakyat dapat menyampaikan aspirasi dan pandangannya secara langsung.
b. Pemerintah akan mengetahui secara langsung aspirasi dan persoalan-persoalan yang sebenarnya dihadapi masyarakat.
Sementara kerugiannya antara lain:
a. Kesulitan mencari tempat yang dapat menampung seluruh rakyat dalam membicarakan suatu urusan.
b. Tidak semua rakyat memahami persoalan-persoalan negara yang semakin sulit dan kompleks.
c. Musyawarah tidak akan efektif sehingga sulit menghasilkan keputusan yang baik.

2. Demokrasi tidak langsung
Demokrasi tidak langsung atau demokrasi perwakilan ialah suatu sistem demokrasi untuk menyalurkan kehendaknya, rakyat memilih wakil-wakilnya untuk duduk dalam DPR atau parlemen. Dalam demokrasi tidak langsung, tidak semua rakyat turut serta dalam membicarakan dan menentukan kebijakan tentang persoalan-persoalan pemerintahan. Aspirasi masyarakat akan disampaikan oleh wakil-wakilnya di parlemen atau DPR.
Demokrasi perwakilan biasa disebut demokrasi modern, karena negara-negara modern pada umumnya menerapkan demokrasi perwakilan.

Ciri-cirinya antara lain:
a. Adanya pembagian atau pemisahan kekuasaan
b. Adanya undang-undang yang demokratis
c. Adanya rule of law
d. Adanya partai politik
e. Adanya pers yang bebas
f. Adanya pemilu yang bebas

3. Demokrasi perwakilan dengan sistem Referendum
Demokrasi perwakilan dengan sistem Referendum merupakan penggabungan dari 2 jenis demokrasi yang sebelumnya dibahas. Dalam demokrasi ini, rakyat memilih para wakilnya untuk duduk di parlemen, tetapi parlemen tersebut dikontrol oleh pengaruh rakyat dengan sistem referendum.
Ada 3 macam referendum.
1. Referendum obligator
2. Referendum konsultatif
3. Referendum fakultatif
Demokrasi berdasarkan prinsip ideologi
a. Demokrasi liberal
Demokrasi ini memberikan kebebasan yang luas pada individu.campur tangan pemerintah diminimalkan bahkan ditolak. Tindakan sewenang-wenang pemerintah terhadap warganya dihindari. Pemerintah bertindak atas dasar konstitusi (hukum dasar)
b. Demokrasi rakyat atau demokrasi proletar
Demokrasi ini bertujuan menyejahterakan rakyat. Negara yang dibentuk tidak mengenal perbedaan kelas. Semua warga negara mempunyai persamaan dalam hukum dan politik.

Demokrasi berdasarkan wewenang dan hubungan antar alat kelengkapan negara
1. Demokrasi sistem parlementer
Ciri-ciri pemerintahan parlementer diantaranya.
a. DPR lebih kuat daripada pemerintah
b. Kepala pemerintah/kepala eksekutif disebut perdana menteri
c. Program kebijakan kabinet disesuaikan dengan tujuan politik anggota parlemen.
d. Kedudukan kepala negara terpisah dari Kepala Pemerintahan.
e. Jika pemerintah dianggap tidak mampu, maka anggota DPR (parlemen)ndapat meminta mosi tidak percaya kepada parlemenuntuk membubarkan pemerintah.

2. Demokrasi sistem presidensial
Ciri-ciri pemerintahan yang menggunakan sistem presidensial adalah sebagai berikut:
a. Negara dikepalai presiden
b. Kekuasaan eksekutif presiden dijalankan berdasarkan kedaulatan yang dipilih dari dan oleh rakyat langsung atau melalui badan perwakilan.
c. Presiden mempunyai kekuasaaan mengangkat dan memberhentikan menteri.
d. Menteri tidak bertanggung jawab kepada DPR.
.

Link demokrasi berdasarkan ideologi & wewenang:
http://books.google.com/books?id=mFhDVYWB7zIC&pg=PA60&dq=demokrasi+berdasarkan+prinsip+ideologi&hl=id&ei=DWvBTeX9KYfUrQfj3dz2Aw&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=1&ved=0CC8Q6AEwAA#v=onepage&q=demokrasi%20berdasarkan%20prinsip%20ideologi&f=false

Link pilar : http://books.google.com/books?id=iovfS5t7l1MC&pg=PA257&dq=pilar+demokrasi&hl=id&ei=kmjBTYybGMbRrQeV483tBw&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=3&ved=0CDcQ6AEwAg#v=onepage&q=pilar%20demokrasi&f=false
Link pengertian: http://books.google.co.id/books?id=pm59uBw38OcC&pg=PA129&dq=soko+guru+demokrasi&hl=id&ei=CkXBTdDeIcbMrQeGzOHsBw&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=2&ved=0CDEQ6AEwAQ#v=onepage&q=pengertian demokrasi&f=false

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s