Estimasi Biaya Kuliah 12th Mendatang (Menurut Saya)

Posted: January 16, 2012 in Uncategorized

Sudah beberapa waktu yang lalu, pengumuman kelulusan anak-anak SMA/MA/SMK dan yang sederajat, dan menurut angka serta berita yang pernah saya baca di beberapa surat kabar dan situs bahwa prosentasi kelulusan tahun ini meningkat. Tentunya menunjukkan trend positif yang harus disambut baik, satu sisi anak-anak dan orang tua merasa senang, bahagia ketika mendapatkan kenyataan si anak lulus dari Sekolah-nya, terasa tidak sia-sia orang tua bersusah payah membiayai sang anak sekolah. Namun ternyata ini baru awal dari sebuah perjalanan pendidikan, disaat memutuskan untuk lanjut ke jenjang yang lebih tinggi. KULIAH .. mungkin saat ini sudah menjadi sebuah tuntutan karena dunia kerja mengisyaratkan untuk menerima rekruitment pegawai baru minimal lulusan D-3 bahkan S-1, tidak sedikit pula yang S-2.Ketika baru beberapa saat merasa senang dan bahagia, anak dan orang tua harus kembali berpikir dan bekerja keras untuk biaya kuliah, yang menurut cerita biaya kuliah begitu MENGGILA mungkin saking mahal-nya. Coba anda simak dengan klik  pada link-link berikut untuk bisa membandingkan besaran biaya kuliah di beberapa Perguruan Tinggi Negeri di Republik ini :

  1. Universitas Gajah Mada;
  2. Universitas Indonesia;
  3. Universitas Airlangga;
  4. Institut Teknologi Bandung;
  5. Universitas Brawijaya;
  6. Institut Pertanian Bogor;
  7. Universitas Negeri Jember;

Perlu kita pahami dan mengerti bersama bahwa kemungkinan besar biaya-biaya tersebut hanya yang tertulis saja, karena tentunya ada peluang dan rumusan untuk bisa meningkatkan biaya kuliah tersebut pada beberapa point, sebenarnya point tersebut besarnya sudah ditentukan berdasarkan penghasilan orang tua, sehingga akan ada pembeda antara orang tua mahasiswa yang memiliki penghasilan tinggi dan rendah, namun terkadang egoisme dari orang tua mahasiswa-lah yang menjadi salah satu pemicu tingginya biaya pendidikan. Ambil contoh untuk bisa diterima ada sebuah lembaran tentang berapa besarnya biaya pengembangan pendidikan yang akan disumbangkan mahasiswa kepada pihak Kampus, karena orang tua berkeinginan anaknya untuk tetap melanjutkan kuliah di kampus yang dimaksud, maka tidak segan-segan orang tua yang mampu mengisi besaran sumbangan yang begitu fantastis, hal ini yang terkadang bikin runyam.

Semestinya untuk mengantisipasi hal tersebut pihak perguruan tinggi harus tetap mengendapankan azas keadilan dan kejujuran, dengan memberikan batas teratas dan batas terbawah tentang besaran sumbangan biaya pengembangan pendidikan, dengan demikian  anak-anak yang memiliki kecerdasan namun termasuk mahasiswa dari golongan ekonomi lemah, tetap mendapatkan hak-nya untuk mendapatkan pendidikan. Dengan demikian maka hak-hak sebagai warga negara untuk mendapatkan kesempatan belajar dan atau pendidikan akan dirasakan sama. Saat ini, dan ketika terpikir 11 tahun mendatang ketika anak-anakku mulai menginjak bangku kuliah, bisa jadi membayar akan terasa begitu mahal hal ini jika kita hitung secara matematika berdasarkan perkembangan ekonomi dan inflasi yang terjadi, angka yang cukup fantastis akan tersaji dengan hitungan sebagai berikut :

Contoh Pertama, untuk pendidikan dana kuliah anak tertua di sebuah perguruan tinggi terbaik negeri di Indonesia, dengan fakultas pilihan Ekonomi, FIA, Hukum & Bahasa, saat ini kira-kira akan memakan biaya kurang lebih sudah mencapai sekitar Rp. 110 juta untuk empat tahun masa kuliah sudah termasuk uang kuliah, uang pangkal dan uang gedung serta sumbangan lainnya.  Ditambah dengan biaya hidup selama kuliah rata-rata mencapai Rp. 1.000.000 per bulan sehingga menjadi Rp. 12.0000.000 pertahun maka dari Rp. 110.000.000 tersebuat ditambah lagi (Rp. 48.000.000), sehingga perkiraan total untuk kuliah anak-anak nanti menjadi sebesar Rp. 158.000.000. Jika rata-rata kenaikan biaya pendidikan sebesar 15%-30% per tahun (beda kampus beda kenaikan biayanya), maka biaya yang dibutuhkan anak tertua ketika masuk kuliah 12 tahun lagi (umur sang anak saat ini 5 tahun, 17-5 sama dengan 12 tahun lagi) akan menjadi sebesar  Rp. 158.000.000 + (30% x Rp. 158.000.000)x12 = Rp. 2.464.800.000

Contoh Kedua, Hal diatas untuk anak pertama, lalu untuk anak kedua yang masih berumur 2 tahun, akan mencapai angka yang lebih fantastis lagi, karena dari jumlah estimasi pada hitungan Rp. 158.000.000 + (30% x Rp. 158.000.000) kita kalikan dengan 15 tahun,  sehingga menjadi sebesar Rp. 3.081.000.000. Wow.. luar biasa bukan dan tentunya itu belum selesai karena kita ingat bahwa kita masih harus memikirkan biaya-biaya masuk TK, SD, SMP dan SMU yang sudah barang tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s